Wong pinter iku dudu mung wong sing akeh ngerti,Nanging uwong sing gelem nindakke apa sing dingerteni
Orang pintar bukan orang yang banyak tahu,tetapi yang mau mengerjakan apa yang diketahui.
Kata-kata
diatas mengambarkan bahwasanya kepintaran itu bukan hanya terletak pada
apa-apa yang diketahuinya melainkan dari aplikasi tindakan dari yang
diketahuinya.Disini banyak contoh orang-orang yang pintar tapi bodoh
dalam tindakannya.Bodoh yang dipengaruhi berbagai macam hal yang antara
lain keserakahan,system pemerintahan,serta bodoh karena lebih
mementingkan kepentingan pribadi maupun organisasi .
Orang pintar dikendalikan orang pintar mungkin itu fenomena yang terjadi selama ini.Pintar disini adalah dia bekerja untuk kepentingan orang lain dengan mengorbankan bangsanya sendiri.Istilahnya “tegane jajah dulure dewe”.Kita ambil contoh eksploitasi alam yang terjadi selama ini.Siapa yang paling banyak diuntungkan siapa yang paling banyak rugi?.Siapa yang dijajah,Siapa yang menjajah,dan Siapa yang menjadi alat untuk menjajah.Sebagus-bagusnya system jika salah satu systemnya tidak sesuai fungsinya sama saja dengan nol.
Alam sebanarnya sudah cukup memberi pelajaran bagaimana cara sebuah system berjalan & bagaimana keseimbangan.Tak ada yang kejam di rantai makanan dalam dunia binatang.Yang satu berlari untuk hidup yang satu berlari untuk mempertahankan hidup.Kalau di Negara ini banyak yang sama-sama berlari memperkaya diri ,organisasi dengan memanfaatkan jabatan yang dia miliki.
Pernah melihat acara televisi tentang kehidupan masyarakat pedalaman.Coba kita bandingkan mana yang sebenarnya lebih pintar.Mereka mencari makan dari lingkungan hutan tempat mereka tinggal.Berburu,bercocok tanam,serta menggambil sesuatu dari hutan untuk kebutuhan hidup sehari-hari.Mereka sadar lingkungan hidupnya adalah tempat hidupnya yang harus dijaga bahkan untuk anak cucu mereka.Kita bandingkan dengan orang yang mengekploitasi alam dengan berbagai macam cara dan kecanggihan alat yang ada,tanpa memperdulikan apa yang nanti akan terjadi.Mereka sama-sama tahu dengan konskwensi tindakan yang mereka lakukakan.Yang satu memilih untuk kedepannya seperti apa,yang satunya memilih sekarang besar keuntungannya seperti apa.Siapa yang pintar dan sebenarnya siapa yang bodoh kalau sepeti ini?
Matursuwun
Orang pintar dikendalikan orang pintar mungkin itu fenomena yang terjadi selama ini.Pintar disini adalah dia bekerja untuk kepentingan orang lain dengan mengorbankan bangsanya sendiri.Istilahnya “tegane jajah dulure dewe”.Kita ambil contoh eksploitasi alam yang terjadi selama ini.Siapa yang paling banyak diuntungkan siapa yang paling banyak rugi?.Siapa yang dijajah,Siapa yang menjajah,dan Siapa yang menjadi alat untuk menjajah.Sebagus-bagusnya system jika salah satu systemnya tidak sesuai fungsinya sama saja dengan nol.
Alam sebanarnya sudah cukup memberi pelajaran bagaimana cara sebuah system berjalan & bagaimana keseimbangan.Tak ada yang kejam di rantai makanan dalam dunia binatang.Yang satu berlari untuk hidup yang satu berlari untuk mempertahankan hidup.Kalau di Negara ini banyak yang sama-sama berlari memperkaya diri ,organisasi dengan memanfaatkan jabatan yang dia miliki.
Pernah melihat acara televisi tentang kehidupan masyarakat pedalaman.Coba kita bandingkan mana yang sebenarnya lebih pintar.Mereka mencari makan dari lingkungan hutan tempat mereka tinggal.Berburu,bercocok tanam,serta menggambil sesuatu dari hutan untuk kebutuhan hidup sehari-hari.Mereka sadar lingkungan hidupnya adalah tempat hidupnya yang harus dijaga bahkan untuk anak cucu mereka.Kita bandingkan dengan orang yang mengekploitasi alam dengan berbagai macam cara dan kecanggihan alat yang ada,tanpa memperdulikan apa yang nanti akan terjadi.Mereka sama-sama tahu dengan konskwensi tindakan yang mereka lakukakan.Yang satu memilih untuk kedepannya seperti apa,yang satunya memilih sekarang besar keuntungannya seperti apa.Siapa yang pintar dan sebenarnya siapa yang bodoh kalau sepeti ini?
Matursuwun


Tidak ada komentar:
Posting Komentar